Orientasi Lingkungan Sekolah Baru Melalui Program MPLS

Orientasi Lingkungan Sekolah Baru melalui program mpls - Peserta didik yang sudah mendaftar dan dinyatakan diterima pada suatu sekolah sudah pasti merasa senang. Selamat untuk Anda yang dinyatakan diterima di sekolah impiannya! Dan, sukses buat Anda yang sudah diterima di sekolah meskipun tidak di sekolah favorit Anda.


Kegiatan MPLS bagi siswa baru di SMP (Matrapendidikan.id)

Diterima di suatu sekolah, belum serta-merta siswa langsung belajar sebagaimana mestinya. Kenapa? Siswa belum mengenal lingkungan sekolah. Lingkungan fisik, pendidik dan tenaga kependidikan serta program belajar dan lain sebagainya.

Oleh sebab itu setiap sekolah yang menerima siswa baru harus menyelenggarakan program khusus orientasi yang populer disebut MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah).

Tapi Anda jangan khawatir! MPLS bukanlah perpeloncoan yang dulu sering ditakuti banyak siswa. MPLS itu pasti menyenangkan karena siswa mendapat pengalaman baru.

Baca :

Manfaat MPLS Bagi Siswa Baru

Pengalaman baru yang diperoleh siswa pada MPLS menjadi modal dasar untuk memulai belajar dengan baik di suatu sekolah.

Ingat, tak tahu maka tak kenal. Tak kenal dan tak kenal maka tak cinta! Jadi, MPLS mengarahkan siswa baru untuk mengetahui, mengenal dan mencintai sekolah yang baru.

MPLS 2024/2025

Kegiatan MPLS di sekolah diatur dalam Permendikbud RI Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Bagi Siswa Baru.

Baca juga :

Ketentuan dan Larangan dalam Pelaksanaan MPLS

MPLS dilaksanakan di awal sekolah pada tahun pelajaran baru. Untuk tahun pelajaran 2024/2025 dilaksanakan sekitar pertengahan Juli 2024.

Untuk SD dan SMP di Kabupaten Tanah Datar Sumbar, Jadwal MPLS Senin sd Rabu (15 SD 17 Juli 2024) atau selama 3 hari.

Tujuan MPLS

Sekurang-kurangnya ada 5 tujuan diselenggarakannya kegiatan MPLS:

1.Mengenal potensi siswa baru

Setiap siswa pasti memiliki potensi yang tidak mesti sama dengan siswa lainnya. Potensi yang dimiliki siswa berkaitan dengan program yang akan dilaksanakan di sekolah. 

Ada yang berpotensi di bidang mata pelajaran, olahraga prestasi, seni dan keterampilan, keagamaan dan lain sebagainya.

2.Membantu siswa untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah

Siswa perlu mengenal lebih dekat dengan lingkungan sekolah dan lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekolah misalnya segala fasilitas, sarana dan prasarana belajar di sekolah.

Lingkungan sosial seperti pendidik, tenaga kependidikan dan teman sebaya serta kakak kelasnya.

Ada pula program dan cara belajar di sekolah yang baru. Tata Krama pergaulan dan Wiyata Mandala.

3.Mengembangkan semangat, motivasi dan cara belajar

Kegiatan MPLS selama 3 hari untuk mengembangkan semangat belajar di sekolah yang baru. Pastinya, siswa harus belajar lebih bersemangat. 

Ikuti dengan baik materi yang disampaikan narasumber atau guru selama MPLS. Ada program dan cara belajar efektif untuk mencapai hasil belajar optimal.

4.Menumbuhkembangkan interaksi dan perilaku positif

Siswa perlu berinteraksi positif dengan sesama siswa, guru dan pegawai di sekolah. 

Dalam berinteraksi positif perlu ditumbuhkan perilaku positif. Misalnya kejujuran, kemandirian, saling menghargai, kedisiplinan, hidup bersih, kerja sama dan lain sebagainya.

Jenis kegiatan MPLS

Kegiatan MPLS bersifat edukatif namun kreatif. Ada kegiatan wajib dan ada pula pilihan.

Kegiatan wajib misalnya pengenalan terhadap guru, pegawai dan siswa. Pengenalan terhadap unsur pimpinan sekolah dan penanggungjawab unit seperti laboratorium IPA, Komputer dan lain sebagainya.

Begitu pula visi dan misi sekolah, program dan cara belajar serta tata tertib sekolah.

Kegiatan pilihan dalam MPLS disesuaikan dengan kebutuhan. Misalnya tradisi atau kebiasaan di sekolah tentang kegiatan sosial.***